norr@manorshi.com         +86-519-89185720
1
Pusat Berita

Apa itu bel mekanis?

Dilihat: 1198     Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 07-08-2018 Asal: Lokasi

tombol berbagi facebook
tombol berbagi twitter
tombol berbagi baris
tombol berbagi WeChat
tombol berbagi tertaut
tombol berbagi pinterest
tombol berbagi whatsapp
tombol berbagi kakao
tombol berbagi snapchat
tombol berbagi telegram
bagikan tombol berbagi ini

Apa itu Buzzer Mekanis?

A buzzer mekanis adalah perangkat sinyal suara yang menghasilkan suara mendengung frekuensi rendah melalui getaran mekanis. Biasa digunakan pada alarm, printer, mesin fotokopi, mainan elektronik, pengatur waktu, peralatan rumah tangga, perangkat repeller, dan peralatan elektronik kecil lainnya.

Dalam banyak desain produk, bel mekanis diperlakukan sebagai kategori bel frekuensi rendah khusus. Biasanya mencakup osilator, kumparan elektromagnetik, magnet, pelat getar, casing, dan struktur penggerak terkait. Saat listrik dialirkan, bel menghasilkan bunyi 'da-da-da' atau suara mendengung dengan getaran fisik.

Dibandingkan dengan bel elektromagnetik standar, bagian getar dari bel mekanis sering kali dipasang lebih dekat ke selubung luar. Frekuensi suaranya biasanya lebih rendah, biasanya sekitar 400Hz hingga 500Hz, sementara banyak bel elektromagnetik biasa beroperasi sekitar 2kHz. Hal ini memberikan bel mekanis suara yang lebih dalam dan berbasis getaran.

Bagaimana Cara Kerja Buzzer Mekanis?

Prinsip kerja bel mekanis didasarkan pada getaran elektromagnetik. Setelah daya disuplai, osilator menghasilkan sinyal audio. Sinyal melewati kumparan elektromagnetik dan menciptakan medan magnet yang berubah.

Di bawah interaksi kumparan elektromagnetik dan magnet, pelat atau diafragma yang bergetar bergerak secara berkala. Gerakan berulang ini mendorong udara dan menghasilkan suara yang terdengar. Karena seluruh badan bel dapat bergetar, bel mekanis juga dapat mentransfer getaran melalui permukaan instalasi.

Tergantung pada modelnya, bel mekanis mungkin mendukung pengoperasian DC tegangan rendah seperti 1,2V, 1,5V, 3V, 6V, 12V, atau 24V, dan beberapa jenis produk mungkin dirancang untuk aplikasi tegangan tinggi seperti 110V atau 220V. Selalu periksa volume terukurtage, arus terukur, tingkat tekanan suara, frekuensi, dan suhu pengoperasian sebelum digunakan.

Fitur Buzzer Mekanis

  • Suara frekuensi rendah, biasanya sekitar 400Hz hingga 500Hz.

  • Getaran mekanis yang nyata, cocok untuk sinyal peringatan dan peringatan.

  • Seringkali dirancang sebagai buzzer aktif dengan rangkaian osilator bawaan.

  • Dapat menciptakan dengungan yang lebih dalam dibandingkan bel piezo frekuensi tinggi lainnya.

  • Berguna ketika umpan balik suara dan getaran diperlukan.

  • Jika suaranya terlalu keras, lubang suara terkadang dapat ditutup sebagian dengan selotip untuk memperkecil volume.

Buzzer Mekanis vs Buzzer Piezo vs Buzzer Magnetik

Tipe Suara Karakter Fitur Khas Aplikasi Umum
Bel mekanis Buzz frekuensi rendah dengan getaran Biasanya sekitar 400Hz hingga 500Hz Perangkat repeller, peralatan, alarm, pengatur waktu
Bel piezo Bunyi bip yang lebih tajam dan bernada tinggi Potensi tekanan suara saat ini rendah dan tinggi Alarm keamanan, peralatan medis, peralatan rumah tangga
Bel magnetik Nada elektronik yang jelas Operasi tegangan rendah dengan arus lebih tinggi Papan tombol, mainan, jam, barang elektronik kompak

Dimana Buzzer Mekanik Digunakan?

Buzzer mekanis cocok untuk produk yang memerlukan suara frekuensi rendah atau umpan balik getaran yang jernih. Mereka sering digunakan dalam penanak telur rebus, pembuat susu kacang kedelai, mesin makanan, alarm, printer, mesin fotokopi, mainan elektronik, pengatur waktu, dan produk elektronik lainnya.

Buzzer mekanis 400Hz juga digunakan di beberapa perangkat repeller karena getaran frekuensi rendah dapat ditransfer melalui tanah atau permukaan instalasi. Hal ini membuatnya berbeda dari piezo buzzer frekuensi tinggi yang terutama menghasilkan keluaran suara.

Cara Memilih

Faktor Pemilihan Buzzer Mekanik Mengapa Itu Penting
Tegangan terukur Cocokkan voltase bel dengan sirkuit Anda, misalnya 1,5V, 6V, 12V, 24V, 110V, atau 220V.
Nilai saat ini Pastikan catu daya atau rangkaian driver dapat mengalirkan arus yang cukup dengan aman.
Frekuensi Pilih model frekuensi rendah seperti 400Hz bila diperlukan efek dengungan atau getaran yang lebih dalam.
Tingkat tekanan suara Pilih kenyaringan yang tepat berdasarkan jarak, lingkungan, dan kebisingan latar belakang.
Metode pemasangan Konfirmasikan apakah desain memerlukan pin, kabel, pemasangan panel, atau pemasangan PCB.

Model Buzzer Mekanis yang Direkomendasikan

Bel Mekanis 12V 250mA

Sinyal alarm suara bel mekanis 12V 250mA Struktur produk buzzer mekanis Dimensi dan tampilan buzzer mekanis

Buzzer mekanis frekuensi rendah 6V 12V 24V 400Hz

Bel mekanis nada tunggal frekuensi rendah 6V 12V 24V 400Hz Gambar bel mekanis frekuensi rendah Detail produk bel mekanis 400Hz

Bel Mekanik 400Hz 1.5V 20mA

Bel mekanis 400Hz 1.5V 20mA untuk perangkat kontrol Struktur dan ukuran bel mekanis 1.5V Detail spesifikasi bel mekanis 400Hz

Bel Piezo Mekanis 23mm 80dB 110V

Buzzer piezo mekanis 23mm 80dB 110V untuk mesin makanan Tampilan detail bel piezo mekanis 110V Tampilan dan ukuran bel mekanis 23mm

Bel Mekanis 24V 70dB dengan Pin

Bel mekanis 24V 70dB dengan pin Detail produk bel mekanis 24V Bel mekanis dengan gambar dan dimensi pin

Ringkasan

Buzzer mekanis adalah komponen suara praktis untuk aplikasi yang memerlukan dengungan frekuensi rendah, suara peringatan sederhana, atau umpan balik getaran. Hal ini sangat berguna dalam alarm, pengingat alat, perangkat repeller, pengatur waktu, mainan elektronik, printer, dan produk elektronik kecil lainnya.

Untuk hasil terbaik, pilih tegangan pengenal, arus, frekuensi, SPL, ukuran, dan metode pemasangan yang benar. Jika aplikasi memerlukan sinyal frekuensi rendah yang lebih dalam, bel mekanis 400Hz sering kali merupakan pilihan yang sesuai.

Pertanyaan Yang Sering Diajukan Tentang Buzzer Mekanik

Untuk apa bel mekanis digunakan?

Bel mekanis digunakan untuk peringatan yang dapat didengar, suara peringatan, pengingat pengatur waktu, sinyal peralatan, perintah printer, suara mainan, dan umpan balik getaran frekuensi rendah pada produk elektronik.

Bagaimana bel mekanis 400Hz menghasilkan suara?

Buzzer mekanis 400Hz menghasilkan suara dengan menggunakan osilator, kumparan, magnet, dan pelat getar. Medan magnet yang berubah menggerakkan bagian yang bergetar berulang kali, menghasilkan suara mendengung berfrekuensi rendah.

Apa perbedaan antara bel mekanis dan bel piezo?

Bel mekanis biasanya menghasilkan dengungan bernada rendah dengan getaran yang nyata, sedangkan bel piezo sering kali menghasilkan bunyi bip frekuensi tinggi yang lebih tajam. Buzzer piezo biasanya mengkonsumsi lebih sedikit arus, sedangkan buzzer mekanis berguna ketika diperlukan getaran frekuensi rendah.

Apakah bel mekanis aktif atau pasif?

Banyak bel mekanis modern merupakan bel aktif. Mereka termasuk sirkuit osilasi internal dan dapat mengeluarkan suara ketika tegangan DC yang benar diterapkan. Namun, desainer harus selalu mengkonfirmasi lembar data produk sebelum digunakan.

Mengapa bel mekanis frekuensinya lebih rendah daripada bel elektromagnetik?

Buzzer mekanis dirancang dengan struktur bergetar yang menghasilkan suara berfrekuensi lebih rendah, seringkali sekitar 400Hz hingga 500Hz. Banyak bel elektromagnetik standar menggunakan frekuensi resonansi yang lebih tinggi, biasanya sekitar 2kHz.

Bagaimana cara mengurangi volume bel mekanis?

Jika bel terlalu keras, bukaan suara terkadang ditutup sebagian dengan selotip untuk mengurangi keluarannya. Untuk desain produksi, sebaiknya memilih model dengan SPL yang sesuai atau menyesuaikan struktur enclosure.

Daftar Isi